Mari belajar logat Makassar (1): imbuhan -ki

Untuk orang Indonesia secara umum, logat Makassar boleh dibilang gampang-gampang susah. Gampang karena sebagian besar kata-katanya menggunakan kata dari bahasa Indonesia, tapi susah karena ada beberapa imbuhan yang berbeda dari bahasa Indonesia. Imbuhan ini yang membuat logat Makassar berbeda dari yang lain. Dan menurut saya, apabila seseorang telah menguasai imbuhan-imbuhan di logat Makassar, orang tersebut sudah seperti orang yang tinggal lama di Makassar (di luar intonasi). Yang menarik di logat Makassar adalah dengan imbuhan-imbuhan tersebut, orang dapat membuat satu kalimat hanya dengan satu kata. Misal: “natungguko” yang artinya “dia tunggu kamu”. Jadi, tunggu apa lagi, mari kita mulai pelajaran logat Makassar.

Imbuhan pertama yang akan kita pelajari adalah imbuhan “-ki” dan variasinya. Berikut adalah variasi imbuhan “-ki”.

Untuk Imbuhan
Saya -ka'
Kamu -ko
Kamu (sopan) -ki'
Kami/kita -ki'
Dia/itu -ki

Perhatikan bahwa imbuhan -ki dan -ki’ mirip dalam penulisan, tapi beda dalam pengucapan. Tanda petik tunggal menandakan pemberhentian sementara.

Apabila kamu berbicara ke orang yang lebih tua atau orang yang baru dikenal, sebaiknya menggunakan imbuhan untuk “kamu (sopan)”. O iya, imbuhan untuk “kamu (sopan)” juga biasanya digunakan oleh seseorang ke pasangannya. Berikut penggunaannya.

  • Imbuhan tersebut disematkan pada kata kerja yang hanya melibatkan subjek, tanpa objek.
    Contoh:
    (1) Saya makan: Makanka’.
    (2) Wawan lagi jalan ke rumah: Lagi jalanki Wawan ke rumah.
    (3) Silahkan (kamu (sopan)) duduk!: Dudukki’!
    (4) Kamu tidak berhenti?: Nda’ berhentiko?
    .
  • Apabila ada kata bantu kerja (pernah/sering/selalu, hampir/nyaris, mau/ingin, bisa, boleh, jangan), maka imbuhan “-ki” disematkan pada kata bantu tersebut.
    Contoh:
    (1) Saya pernah pergi ke Pantai Losari: Pernahka’ pergi ke Pantai Losari.
    (2) Dia hampir gagal masuk Unhas: Hampirki gagal masuk Unhas.
    (3) Kamu jangan duduk dulu: Janganko duduk dulu!
    .
  • Apabila ada kata sifat, maka imbuhan tersebut dapat disematkan pada kata sifat.
    Contoh:
    (1) Komputerku berat untuk dibawa: Beratki komputerku untuk dibawa.
    (2) Saya makan dengan cepat: Cepatka’ makan.
    (3) Kamu (sopan) cantik kalau pakai jilbab: Cantikki’ kalau pakai jilbab.
    .
  • Untuk kata tanya selain “apa”, imbuhan tersebut digunakan setelah kata tanya.
    Contoh:
    (1) Bagaimana saya pergi ke Karebosi?: Bagaimanaka’ pergi ke Karebosi?
    (2) Sama siapa kamu datang ke sini?: Sama siapako datang ke sini?
    (3) Kapan pesawatnya berangkat ke Jakarta?: Kapanki pesawatnya berangkat ke Jakarta?
    .
  • Apabila ada kata kerja dengan keterangan tempat, imbuhan dapat digunakan di kata kerja atau pun di keterangan tempat tergantung penekanannya di mana.
    Contoh:
    (1a)
    A: Apa yang Ibu lakukan di Pasar Terong?
    B: Ibu belanja di Pasar Terong: Belanjaki Ibu di Pasar Terong.
    (1b)
    A: Di mana Ibu berbelanja?
    B: Ibu belanja di Pasar Terong: Di Pasar Terongki Ibu belanja.
    (2a)
    A: Apa yang Agung lakukan di kamar?
    B: Agung istirahat di kamar: Istirahatki Agung di kamar.
    (2b)
    A: Di mana Agung beristirahat?
    B: Agung istirahat di kamar: Di kamarki Agung istirahat.

Sebagai latihan, coba terjemahkan kalimat-kalimat di bawah ini ke kalimat dalam logat Makassar.

  1. Saya tidak tahu apa yang pernah ada di sini.
  2. Kamu dilarang pulang lewat dari jam 10 malam.
  3. Pak guru menjelaskan dengan cepat.
  4. Putra lebih tinggi daripada Arief.
  5. A: Di mana kamu (sopan) beli emasnya?
    B: Saya beli emasnya di Somba Opu.

Jawabannya bisa dilihat di sini.

Sepertinya cukup itu saja dulu untuk kali ini. Kita bisa lanjutkan di lain waktu. Apabila ada saran dan/atau masukan, silakan beri komentar. Terima kasih!

P.S.: Terima kasih untuk Ayesha yang telah menginspirasi :)

This entry was posted in Logat Makassar. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>